
Alamat yang jelas menjadi bekal penting untuk proses pengantaran. Nama penerima, nama jalan, nomor bangunan, wilayah, dan kode pos perlu ditulis sesuai lokasi tujuan. Untuk kompleks atau kawasan dengan akses terbatas, tambahkan petunjuk yang relevan.
Nomor telepon sebaiknya merupakan kontak yang dapat dihubungi saat pengantaran. Apabila barang diterima oleh petugas kantor atau gudang, informasikan nama bagian dan jam penerimaannya agar koordinasi lebih mudah.
Pengirim perlu memeriksa kembali kesesuaian data pada formulir dan label paket. Label lama pada kardus bekas sebaiknya dilepas atau ditutup agar tidak menimbulkan kebingungan saat penyortiran.
Jika ada perubahan alamat setelah paket diserahkan, segera hubungi penyedia layanan dengan membawa nomor referensi. Kemungkinan perubahan rute dan biaya perlu dikonfirmasi berdasarkan posisi serta status pengiriman.
